
Assalamu’alaikum Wr Wb
Hamdan wa syukron lillah
Asholatu Wasalamu ‘ala rosulillah
Ama ba’du
Yang terhormat bapak ibu dewan yuri
Yang saya hormati bapak dan ibu guru
Serta teman-teman sekalian peserta lomba mapsi cabang khitobah yang saya sayangi dan saya banggakan
Pertama-tama dan paling utama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa ta’ala karena atas ridhonya kita masih bisa berkumpul bermuwajahah dalam majelis yang sangat mulia ini.
Allohuma sholli ‘ala sayyidina muhammad
Sholawat serta salam marilah kita sanjungkan kepada junjungan kita, sang pelita umat islam, sang pembawa risalah kebenaran, idola kita, Nabi agung Muhammad Shollallahu ‘alaihi wasallam.
Dewan yuri dan hadirin rohimakumullah
Pada kesempatan yang barokah ini perkenankanlah saya menyampaikan sebuah pidato dengan tema sedekah penolak balak.
Sedekah adalah pemberian seorang Muslim untuk orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah lebih luas dari sekedar zakat maupun infak. Karena sedekah tidak hanya berarti kita mengeluarkan atau menyumbangkan harta.
Salah satu pahala sedekah adalah menghindarkan kita dari bencana atau musibah, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:
“Bersegeralah bersedekah, karena bala bencana tidak pernah mendahului sedekah. Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah. Obatilah penyakitmu dengan sedekah. Sedekah itu sesuatu yang ajaib. Sedekah menolak 70 macam bala dan bencana, dan yang paling ringan adalah penyakit kusta dan sopak (vitiligo).” (HR. Baihaqi & Thabrani).
Pahala sedekah tidak hanya dinikmati di akhirat saja, bahkan pelaku sedekah dapat memetik keutamaannya. Salah satu keajaiban sedekahyang dapat dirasakan di dunia adalah menjaga pelakunya dari keburukan dan musibah.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya sedekahh benar-benar memadamkan kemurkaan Allah dan menghindarkan dari kematian yang buruk” (HR. Tirdmidzi)
Dewan yuri dan hadirin yang berbahagia
Allah ta’ala berfirman dalam Qur’an Surat Saba’ ayat 39 yang berbunyi
وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Yang Artinya: “Apapun harta yang kalian infakkan maka Allah akan menggantikannya, dan Dialah sebaik-baiknya pemberi rizki.”
Jika kita suka memberi, maka kita akan sering menerima. Begitu kira-kira gambaran yang terkandung dalam konsep sedekah dalam Islam.
Contoh sedekah bagi kita adalah infak di masjid, memberikan sembako kepada fakir miskin, bahkan, memberi senyum, mengajari adik mengaji dan membantu teman yang kesusahan termasuk sedekah yang akan mendapat berkah.
Seperti dalam penggalan lagu berikut ini:
Teman-teman ayo bersedekah
Memberikan dengan sukarela
Dengan ikhlas dan tanpa paksaan
Hati tenang dan mendapatkan berkah
Dewan yuri dan hadirin yang berbahagia
Balasan yang akan di dapatkan pelaku sedekah berlipat ganda. Mereka tidak akan rugi walau awalnya mereka kehilangan sesuatu. Sedekah tidak hanya berarti mengeluarkan atau menyumbangkan harta. Namun sedekah mencakup amal atau perbuatan baik kita.
Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan
Apabila ada tutur kata yang salah atau kurang berkenan saya mohon maaf sebesar-besarnya
Untuk menutup pidato saya, akan saya tutup dengan sebuah pantun
Buah kelapa dibelah belah
Di makan di siang hari
Jikalau hendak hidupnya berkah
Bersedekahlah sebelum mati
Billahi taufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum wr wb